by

Benarkah Ibu Rumah Tangga Bakal Dapat BLT Rp200 Ribu?

572 views

Benarkah Ibu Rumah Tangga Bakal Dapat BLT Rp200 Ribu. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal memperpanjang program perlindungan sosial bagi masyarakat. Bantuan sosial tersebut akan mencapai Rp110,2 triliun yang dialokasikan dalam program pemulihan ekonomi nasional.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan tetap melanjutkan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Rinciannya, kartu sembako yang masing-masing KPM akan mendapatkan Rp200 ribu.

“Kita memang siapkan program PKH untuk para ibu-ibu karena perempuan juga terkena dampak pandemi Covid-19,” kata Sri Mulyani seperti dikutip Selasa (5/1/2021).

Lanjutnya, ada program kartu prakerja yang sudah dijalankan sejak tahun lalu juga tetap berlanjut dengan alokasi anggaran mencapai Rp10 triliun.

Serta, memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa dan dukungan untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Anggaran untuk kedua program ini akan menggunakan alokasi dana desa yang totalnya mencapai Rp72 triliun pada 2021.

“Kita juga memberikan bantuan pada pemerintah daerah dengan adanya dana desa,” jelasnya.

Selain itu , pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang pemberian subsidi listrik. Rencananya subsidi listrik bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA akan terus berlanjut sampai dengan Maret 2021.

Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka. Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan Nawacita Presiden RI.

Misi besar PKH untuk menurunkan kemiskinan semakin mengemuka mengingat jumlah penduduk miskin Indonesia sampai pada Maret tahun 2016 masih sebesar 10,86% dari total penduduk atau 28,01 juta jiwa (BPS, 2016).

Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa PKH memberikan dampak terhadap perubahan konsumsi rumah tangga, seperti di beberapa negara pelaksana CCT lainnya. PKH berhasil meningkatkan konsumsi rumah tangga penerima manfaat di Indonesia sebesar 4,8%.

Jumlah penerima PKH tahun 2020 sebanyak 10.000.000 KPM dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 36,9 Triliun. PKH harus terdaftar dan hadir pada fasilitas kesehatan dan pendidikan terdekat.

Kewajiban penerima PKH di bidang kesehatan meliputi pemeriksaan kandungan bagi ibu hamil, pemberian asupan gizi dan imunisasi serta timbang badan anak balita dan anak prasekolah.

Sedangkan kewajiban di bidang pendidikan adalah mendaftarkan dan memastikan kehadiran anggota keluarga PKH ke satuan pendidikan sesuai jenjang sekolah dasar dan menengah. Dan untuk komponen kesejahteraan sosial yaitu penyandang disabilitas dan lanjut usia mulai 70 tahun.

Indeks dan faktor penimbang Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan Tahun 2021 (Rp)/Tahun

  • Kategori Ibu Hamil/Nifas ; : Rp. 3.000.000,-
  • Kategori Anak Usia Dini 0 s.d. 6 Tahun : Rp. 3.000.000,-
  • Kategori Pendidikan Anak SD/Sederajat : Rp. 900.000,-
  • Kategori Pendidikan Anak SMP/Sederajat : Rp. 1.500.000,-
  • Kategori Pendidikan Anak SMA/Sederajat : Rp. 2.000.000,-
  • Kategori Penyandang Disabilitas berat : Rp. 2.400.000,-
  • Kategori Lanjut Usia : Rp. 2.400.000,-

Sumber : Okezone

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed